KRL Mania Tolak Kenaikan Tarif dan Pola Baru Operasi Kereta Api

Selasa, 20 September 2011

KRL Mania Tolak Kenaikan Tarif dan Pola Baru Operasi Kereta Api

http://internet-mandiri.blogspot.com/2011/09/krl-mania-tolak-kenaikan-tarif-dan-pola.html

Tema Tulisan : Seputar Teknologi dan Internet
Judul Posting : KRL Mania Tolak Kenaikan Tarif dan Pola Baru Operasi Kereta Api : Seputar Teknologi dan Internet
Blog url : http://internet-mandiri.blogspot.com/2011/09/krl-mania-tolak-kenaikan-tarif-dan-pola.html
Link Url : http://internet-mandiri.blogspot.com/2011/09/krl-mania-tolak-kenaikan-tarif-dan-pola.html
kontes seo : peluang bisnis online tanpa ribet


  1. Drag logo "Y!" dan letakkan di ikon "Rumah."
  2. Pilih "Ya" dari jendela pop up.
  3. Selesai.

Jika ini tidak membantu Anda, lihat Petunjuk detail

Tutup jendela ini

KRL Mania Tolak Kenaikan Tarif dan Pola Baru Operasi Kereta Api

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas pengguna KRL Jabodetabek atau biasa disebut KRL Mania meminta pemerintah menunda pelaksanaan pola operasi baru KRL Jabodetabek dan tarif baru KRL yang akan diberlakukan  pada 4 Juli 2011 nanti.

Untuk menunda pola dan tarif KRL, KRL Mania menemui tim ahli UKP4 untuk Penanggulangan Kemacetan Jakarta Muslich Zainal Asikin dan dan Staf Khusus Presiden Andi Arief, Selasa (21/6/2011).

Dalam kesempatan ini KRL Mania menyampaikan pesan agar Presiden dapat
memperhatikan aspirasi penumpang KRL Jabodetabek untuk mendapatkan
angkutan massal yang aman, nyaman, dan terjangkau, sehingga dapat
menghindari kerawanan sosial dan mengurangi kemacetan Jakarta.

"Aksi protes penolakan pola dan tarif baru KRL berujung vandalisme, Sabtu, 18 Juni 2011 di stasiun Jakarta Kota menunjukkan bahwa risiko kerawanan sosial ini nyata adanya, dan dapat terjadi lagi saat pola operasi baru diberlakukan pada hari kerja, 4 Juli 2011. Ini terjadi karena tarif KRL AC naik sekitar 70 persen dan jumlah perjalanan dikurangi. Penumpang yang sudah membludak akan semakin menderita pada semua kelas, dan rawan secara sosial," tulis Humas KRL mania, Agam dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (21/6/2011).

KRL Mania juga meminta pemerintah memperhatikan subsidi/PSO (public service obligation) angkutan KRL, yakni agar ada insentif bagi penumpang yang sudah mengurangi subsidi BBM dan kemacetan Jakarta. Oleh karena itu, KRL mania meminta tiga menteri terkait yakni Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan dan Menteri BUMN agar dapat dikoordinasikan untukmendukung hal ini.

"Kami juga meminta agar kinerja manajemen PT kereta Api Indonesia/KAI
dan anak perusahaannya, PT KAI Commuter Jakarta/KCJ, dapat diawasi
dengan ketat, karena segala macam permasalahan terus-menerus terjadi,
mulai dari KRL mogok, terlambat, fasilitas membahayakan, wesel rusak,
sinyal terganggu, perlakuan petugas yang kurang simpatik, dsb, tanpa
ada kejelasan penyelesaian," tulis Agam.

Dijelaskan Agam, Manajemen PT KAI perlu dievaluasi tidak hanya
pada kinerja keuangan, tetapi juga kinerja lainnya, terutama kepuasan
pelanggan. KRL Mania mencontohkan PLN sebagai BUMN yang terbuka dalam
berkomunikasi targetnya, sehingga masyarakat dan pelanggan dapat
menagih jika target mengalami deviasi. Kurang transparannya KAI/KCJ
dalam mendiskusikan target dan operasional kebijakan tarif dan jadwal
ini menjadikan resistensi atas setiap rencana perubahan.

Agam menjelaskan bahwa Andi Arief menyambut baik pesan KRL Mania dan akan menyampaikan surat dari KRL Mania kepada Presiden SBY. Andi Arief juga akan memfasilitasi pertemuan multistakeholder antara penumpang, KAI/KCJ, Kementerian Perhubungan, UKP4 dan pihak lainnya, pada tanggal 28 Juni 2011.

"Pertemuan ini untuk mencari titik temu dari pihak regulator, operator
dan konsumen. Andi Arief menyatakan bahwa resiko gesekan sosial
tanggal 4 Juli harus diwaspadai semua pihak. Selain itu Andi
juga mengemukakan cluster baru dari rencana pembangunan yang pro-poor,
yaitu subsidi angkutan untuk rakyat miskin, tidak pas dengan rencana
kenaikan tarif dan jadwal ini," tambah Agam.

Sedabgjab Muslich menyatakan bahwa UKP4 sangat memperhatikan kinerja
KAI/KCJ, karena sangat terkait dengan 17 langkah mengatasi kemacetan
yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden. Implementasi 17 langkah
yang baru dievaluasi 2 minggu lalu, dikhawatirkan dapat mundur jika
rencana ini dilakukan. Selain itu Bapak Muslich juga akan membantu
formulasi penetapan tarif yang adil dan jadwal sesuai kebutuhan.

Dalam kesempatan ini, KRL Mania juga menyerahkan petisi dan aspirasi
dukungan meminta tarif yang adil dan jadwal sesuai kebutuhan, yang
disampaikan melalui tanda tangan sebanyak 2000 orang, Facebook (13.000) dan Twitter(5.000).

Belum ada komentar

Kirim komentar

Sign in untuk mengirim komentar, atau Daftar untuk membuat account, gratis.


---Page Information
peluang bisnis online tanpa ribet URL : http://internet-mandiri.blogspot.com/2011/09/krl-mania-tolak-kenaikan-tarif-dan-pola.html
TITLE : KRL Mania Tolak Kenaikan Tarif dan Pola Baru Operasi Kereta Api
BLOG : http://internet-mandiri.blogspot.com/2011/09/krl-mania-tolak-kenaikan-tarif-dan-pola.html
Rate : W3 Directory - the World Wide Web Directory
---End Information

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut